Lain-Lain

Pemkot Bandar Lampung Perkuat Pengelolaan Sampah, Targetkan 200 Bank Sampah Aktif di 2026

×

Pemkot Bandar Lampung Perkuat Pengelolaan Sampah, Targetkan 200 Bank Sampah Aktif di 2026

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Pemerintah Kota Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah sebagai langkah konkret menuju kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Melalui pendekatan terpadu, Pemkot menitikberatkan pada penguatan infrastruktur pengangkutan serta pemberdayaan masyarakat melalui program bank sampah.

Dalam upaya peningkatan kapasitas armada, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung saat ini mengoperasikan 96 unit dump truck dan 28 unit armroll yang disebar di seluruh wilayah kota. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk menjangkau area pelayanan, dengan mayoritas armada dilaporkan dalam kondisi prima.

PLH Kepala DLH Kota Bandar Lampung, Veni Devialesti, menyatakan bahwa perawatan terhadap armada dilakukan secara berkala dan sigap, sehingga bila terjadi kerusakan, penanganannya dapat langsung dilakukan tanpa mengganggu pelayanan harian.

Namun, strategi pengelolaan sampah tidak hanya berhenti pada aspek teknis pengangkutan. Pemerintah Kota juga menaruh perhatian besar pada peran serta masyarakat melalui penguatan program bank sampah. Hingga tahun 2026, Pemkot menargetkan pembentukan 200 bank sampah aktif yang tersebar di berbagai kelurahan.

“Sinergi antara ketersediaan armada dan keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama. Kami optimistis, melalui kombinasi ini, sistem pengelolaan sampah yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan dapat terwujud di Bandar Lampung,” ujar Veni.

Program ini tak hanya ditujukan untuk pengurangan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tapi juga untuk membentuk kesadaran kolektif akan pentingnya pemilahan dan daur ulang sampah sejak dari rumah tangga.

Dengan penguatan dari dua sisi—fasilitas pemerintah dan partisipasi warga—Bandar Lampung diarahkan untuk menjadi kota percontohan dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *