BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, aktivitas di pasar tradisional di Kota Bandar Lampung mulai terlihat semakin ramai. Salah satu komoditas yang banyak diburu masyarakat adalah buah nanas yang menjadi bahan utama pembuatan kue kering lebaran.
Seperti yang terpantau di Pasar Tugu Bandar Lampung, lapak-lapak penjual nanas tampak diserbu pembeli, terutama para ibu rumah tangga yang sedang berbelanja kebutuhan untuk membuat kue kering menjelang hari raya.
Buah nanas menjadi salah satu bahan favorit untuk diolah menjadi selai yang kemudian digunakan sebagai isian kue nastar dan berbagai jenis kue kering lainnya yang identik dengan hidangan lebaran di rumah-rumah masyarakat.
Ramainya permintaan nanas ini memberikan berkah tersendiri bagi para pedagang buah di pasar tersebut. Omzet penjualan mereka pun mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan hari-hari biasa.
Salah satu pedagang nanas di Pasar Tugu Bandar Lampung, Ahmad Adhari mengatakan, penjualan nanas mulai meningkat sejak awal bulan Ramadhan. Namun lonjakan pembeli paling terasa saat memasuki hari-hari menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Penjualan sudah mulai ramai sejak awal Ramadhan, tapi paling ramai biasanya mendekati lebaran karena banyak yang beli untuk membuat selai nastar,” kata Ahmad.

Ia menjelaskan, buah nanas yang dijual di lapaknya berasal dari berbagai daerah seperti Palembang, Jambi, dan beberapa wilayah di Provinsi Lampung.
Untuk harga, nanas dijual dengan kisaran Rp7.500 hingga Rp15.000 per buah, tergantung ukuran dan kualitas buah.
Menariknya, meskipun permintaan sedang tinggi, Ahmad mengaku memilih untuk tidak menaikkan harga jual nanasnya agar tetap terjangkau bagi masyarakat.
Selain itu, para pembeli yang membeli nanas di lapaknya juga mendapatkan layanan tambahan berupa pengupasan kulit dan penggilingan nanas secara gratis di tempat. Layanan tersebut memudahkan pembeli karena nanas yang sudah digiling dapat langsung dibawa pulang untuk diolah menjadi selai nastar.
Para pedagang berharap ramainya pembeli ini dapat terus berlangsung hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri, sehingga dapat menambah penghasilan mereka selama momen Ramadhan. (Red)













