Bandar LampungLampung17.com

Hasil Autopsi Ungkap Luka Cekikan di Leher Wanita yang Ditemukan Tewas di Bandar Lampung

×

Hasil Autopsi Ungkap Luka Cekikan di Leher Wanita yang Ditemukan Tewas di Bandar Lampung

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Hasil autopsi terhadap Lilis Pitriani (29), wanita yang ditemukan meninggal dunia di dalam parit di Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, mengungkap adanya sejumlah luka akibat benda tumpul pada tubuh korban.

Salah satu luka yang ditemukan berada di bagian leher dan diduga merupakan bekas cekikan. Temuan tersebut disampaikan Satreskrim Polresta Bandar Lampung setelah pemeriksaan terhadap jenazah korban.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Regan Kusuma mengatakan, hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh Lilis, termasuk luka di bagian leher.

“Hasil autopsi memang banyak luka yang diakibatkan oleh benda tumpul. Salah satu luka terparah ada di bagian leher, seperti dicekik,” kata Regan, Sabtu (31/10/2026).

Sebelumnya, Lilis ditemukan meninggal dunia di dalam parit di Jalan Cipto MK, Gang 57 PU, Kelurahan Kupang Teba, Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, pada Selasa (27/10/2026) malam.

Saat ditemukan, tubuh korban berada di dalam parit dengan kondisi terikat tali tambang. Penemuan tersebut kemudian ditindaklanjuti polisi dengan melakukan penyelidikan terkait dugaan pembunuhan.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa enam orang saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut. Sementara itu, seorang pria berinisial R yang diketahui merupakan sepupu korban masih dalam pengejaran petugas.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun penyidik, korban terakhir kali diketahui berangkat ke pasar pada Minggu pagi dengan diantar oleh R.

Polisi juga telah mendatangi kediaman R dan berkomunikasi dengan pihak keluarganya untuk mencari informasi mengenai keberadaan pria tersebut.

Selain mengusut penyebab kematian korban, penyidik turut mendalami hilangnya sejumlah barang milik Lilis. Salah satu barang yang diketahui tidak ditemukan adalah telepon seluler milik korban.

Regan mengatakan, pihaknya masih menyelidiki hilangnya telepon seluler tersebut untuk memastikan apakah berkaitan dengan dugaan tindak pidana lainnya.

“Barang korban ada yang hilang, yaitu handphone. Itu masih kita dalami,” jelasnya.

Hingga Sabtu (31/10/2026), polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pria berinisial R guna mengungkap secara menyeluruh kasus kematian Lilis Pitriani. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *