BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang sopir bus diduga mengemudi secara ugal-ugalan di jalanan Kota Bandar Lampung menjadi sorotan warganet dan viral di media sosial.
Dalam rekaman berdurasi singkat tersebut, bus terlihat beberapa kali berpindah jalur secara zig-zag di tengah kondisi lalu lintas yang cukup padat. Manuver kendaraan besar itu membuat sejumlah pengendara mobil maupun sepeda motor tampak mengurangi kecepatan demi menghindari potensi kecelakaan.
Aksi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Hingga kini, identitas sopir, perusahaan otobus (PO), serta lokasi pasti kejadian masih dalam penelusuran.
Video itu pun ramai dibagikan dan menuai berbagai komentar dari warganet yang mengecam perilaku berkendara tersebut. Banyak pengguna media sosial meminta aparat menindak tegas pengemudi yang dianggap tidak mengutamakan keselamatan.
Menanggapi hal itu, Kasatlantas Polresta Bandar Lampung Kompol R. Manggala Agung menyatakan bahwa perilaku pengemudi dalam video tersebut merupakan bentuk pelanggaran lalu lintas karena dilakukan dengan cara yang membahayakan.
“Yang menjadi persoalan bukan bus melintas di jalan tersebut, melainkan cara mengemudikannya. Manuver zig-zag di tengah lalu lintas dapat membahayakan pengendara lain maupun penumpang bus itu sendiri,” ujar Manggala saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).
Ia mengatakan pihak kepolisian akan menelusuri identitas kendaraan dan perusahaan otobus yang menaunginya sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
“Kami akan melakukan pengecekan terhadap bus yang diduga terlibat. Setelah identitasnya dipastikan, kami akan memberikan tindakan sesuai ketentuan dan melakukan pembinaan kepada pengemudinya,” jelasnya.
Selain penindakan, Satlantas Polresta Bandar Lampung juga berencana meningkatkan edukasi kepada para pengemudi angkutan umum agar lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Manggala mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas dan menghindari perilaku mengemudi yang berisiko.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan mengemudi secara ugal-ugalan karena dapat membahayakan diri sendiri, penumpang, maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Pihak kepolisian kini masih mengumpulkan informasi dan menelusuri lebih lanjut terkait video viral tersebut. (Red)













