BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Tawuran antar dua kelompok geng motor di Bandar Lampung yang menewaskan seorang pemuda bernama Fransius Sihombing diduga telah direncanakan sebelumnya oleh kedua kelompok.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari (10/5/2026) sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Rumah Sakit Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung.
Kapolsek Bumi Waras, M Hasbi Eko Purnomo, menjelaskan bahwa sebelum kejadian korban bersama kelompoknya lebih dahulu berkumpul dan membuat janji bertemu dengan kelompok lawan di lokasi tawuran.
“Korban bersama kelompoknya berkumpul lalu membuat janji bertemu dengan kelompok lainnya di lokasi kejadian sesuai kesepakatan,” ujar Hasbi.
Setelah kedua kelompok bertemu di lokasi, aksi saling serang pun tidak dapat dihindari. Dalam bentrokan tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian kepala akibat serangan senjata tajam.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
“Menurut keterangan saksi, kedua kelompok langsung terlibat aksi saling serang dan korban terkena sabetan senjata tajam hingga akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga tawuran dipicu adanya dendam lama antar kedua kelompok pemuda tersebut.
“Memang ada persoalan sebelumnya antara kedua kelompok hingga akhirnya terjadi tawuran tadi malam,” tambah Hasbi.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam aksi tawuran maut tersebut.
Polisi juga terus melakukan penyelidikan untuk memburu para pelaku pembacokan yang menyebabkan korban meninggal dunia. (Red)













