BANTEN, PANDEGLANG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Setelah menelusuri jejak sejarah di Banten Lama dan mengunjungi Museum Multatuli di Kabupaten Lebak, rombongan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digagas Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) melanjutkan agenda ke Pendopo Kabupaten Pandeglang, Jumat (6/2/2026).
Kedatangan ratusan insan pers dari berbagai daerah di Indonesia disambut langsung Bupati Pandeglang, Reden Dewi Setiani, bersama Wakil Bupati Iing Andri Supriadi serta Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusuma.
Prosesi penyambutan berlangsung meriah. Tamu disuguhi tradisi lengseran khas Banten, iringan musik tradisional, hingga pameran produk unggulan UMKM Pandeglang yang menjadi kebanggaan daerah. Nuansa budaya dan ekonomi lokal berpadu dalam satu rangkaian acara yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Bupati Dewi Setiani menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Pandeglang sebagai salah satu titik kegiatan HPN 2026. Ia menilai kehadiran pers nasional menjadi momentum penting untuk memperluas eksposur potensi daerah.
“Pers adalah mitra strategis pemerintah daerah. Melalui pemberitaan yang objektif dan berimbang, potensi budaya, pariwisata, hingga produk UMKM bisa dikenal lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal SMSI, Makali Kumar SH, menegaskan bahwa rangkaian HPN 2026 di Banten dirancang tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan sarana refleksi dan penguatan peran pers di tengah transformasi digital.
Ia mengapresiasi sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan menegaskan komitmen SMSI dalam membangun pers siber yang profesional, independen, serta bertanggung jawab.
“HPN 2026 ini menjadi momentum mempererat sinergi antara pers dan pemerintah daerah. Pers harus mampu mengangkat potensi lokal secara objektif sekaligus menjaga kualitas informasi publik,” kata Makali.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusuma menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan HPN 2026 di Provinsi Banten. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan insan pers dalam menghadapi tantangan era digital, termasuk maraknya disinformasi.
Menurutnya, perpaduan agenda sejarah, budaya, dan promosi ekonomi lokal dalam rangkaian HPN 2026 menjadi langkah strategis untuk memperkuat identitas Banten di tingkat nasional.
“Pers harus terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Pilar keempat demokrasi ini harus dijaga profesionalismenya agar mampu mewujudkan pers sehat, ekonomi berdaulat, dan bangsa yang kuat,” tegasnya.
Kegiatan di Pendopo Kabupaten Pandeglang menjadi bagian penting dalam rangkaian awal HPN 2026 SMSI di Banten sebelum para peserta melanjutkan agenda ke sejumlah daerah lainnya. Dengan semangat kolaborasi, HPN 2026 diharapkan menjadi tonggak penguatan peran pers dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga kualitas demokrasi Indonesia. (Red)













