BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Menjelang bulan suci Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandar Lampung memberikan peringatan tegas kepada para pedagang musiman, khususnya penjual takjil dan pasar tumpah yang kerap memanfaatkan trotoar hingga bahu jalan.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemacetan parah yang hampir setiap tahun terjadi di sejumlah ruas jalan protokol, terutama saat jam-jam masyarakat berburu menu berbuka puasa.
Kepala Satpol PP Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, mengatakan pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan yang menjadi prioritas penertiban.
“Himbauan kami kepada para pedagang agar dapat menyesuaikan lokasi berjualan, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas dan ketertiban umum,” ujar Ahmad Nurizki Erwandi, Sabtu, 14 Februari 2026.
Ia menjelaskan, kawasan seperti Pasar SMEP, Pasir Gintung, hingga Pasar Tugu akan menjadi fokus pengawasan karena kerap memicu kepadatan kendaraan, khususnya di sepanjang Jalan Imam Bonjol.
“Pasar tumpah di titik-titik tersebut akan kita tertibkan. Tujuannya untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan ketertiban umum,” jelasnya.
Tidak hanya di jalur utama, pengawasan juga akan diperluas ke sejumlah jalan penyangga yang mulai dipadati pedagang musiman. Satpol PP bahkan berencana melakukan penertiban di kawasan Jalan Pisang dan Jalan Agus Salim.
Menurut Ahmad Nurizki Erwandi, petugas akan melakukan teguran hingga tindakan langsung di lapangan jika ditemukan pelanggaran yang mengganggu ketertiban.
“Kita akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika kepadatan sudah mengganggu, tentu akan ada penambahan personel untuk penertiban,” tegasnya.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap aktivitas masyarakat selama Ramadan tetap berjalan lancar, nyaman, dan tertib, baik bagi pedagang, pengguna jalan, maupun warga yang menjalankan ibadah puasa. (Red)













