Bandar LampungLampung Selatan

Polisi Selidiki Penemuan Perempuan Meninggal Dunia di Rumahnya di Lampung Selatan

×

Polisi Selidiki Penemuan Perempuan Meninggal Dunia di Rumahnya di Lampung Selatan

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG SELATAN, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Kepolisian Sektor Penengahan Polres Lampung Selatan tengah menyelidiki penemuan seorang perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (20/7/2026) malam. Korban diketahui bernama Nuraini (64), seorang ibu rumah tangga yang merupakan warga setempat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di dalam kamar dengan luka pada bagian belakang kepala. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih belum dapat dipastikan karena kepolisian masih menunggu hasil visum dan autopsi dari tim medis.

Kapolsek Penengahan IPTU Donal Afriansyah, S.H., M.H. mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat dengan mendatangi lokasi kejadian, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta melakukan serangkaian penyelidikan.

“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi, mengamankan TKP, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Lampung Selatan untuk melakukan identifikasi. Jenazah korban juga telah dibawa ke RSUD Dr. H. Bob Bazar, SKM guna dilakukan visum dan autopsi sebagai bagian dari proses penyelidikan,” kata IPTU Donal Afriansyah, Selasa (21/7/2026).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sekitar pukul 15.00 WIB korban berpamitan kepada anaknya untuk pulang ke rumahnya yang berjarak kurang lebih 200 meter. Saat itu korban hendak mengangkat jemuran sekaligus mandi.

Sekitar pukul 16.00 WIB, menantu korban sempat mendatangi rumah tersebut untuk menjemput korban. Namun karena pintu rumah dalam keadaan terkunci dan dari dalam masih terdengar suara air mengalir, saksi mengira korban masih berada di kamar mandi sehingga memutuskan kembali ke rumah.

Menjelang pukul 19.00 WIB, menantu korban kembali meminta kedua anaknya untuk menjemput sang nenek. Tidak lama kemudian, kedua anak tersebut pulang dalam keadaan panik dan memberitahukan bahwa korban ditemukan tergeletak di dalam rumah.

Mendengar informasi tersebut, keluarga bersama warga sekitar segera mendatangi lokasi dan berupaya memberikan pertolongan. Namun korban telah dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Penengahan bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Lampung Selatan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kapolsek Penengahan menegaskan, hingga kini penyelidikan masih terus berlangsung dan pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.

“Kami masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan para saksi. Penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan proses penyelidikan lebih lanjut,” tegas IPTU Donal Afriansyah.

Saat ini, Satreskrim Polres Lampung Selatan bersama Polsek Penengahan masih terus mendalami seluruh fakta di lapangan. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban dan menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus kepada aparat penegak hukum. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *