Lampung17.com – Koordinasi antara pamong Kecamatan Kemiling hingga tingkat rukun tetangga (RT) dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung terus diperkuat untuk mempercepat pelayanan pengangkutan sampah harian. Sinergi tersebut dinilai mampu menekan penumpukan sampah di tempat penampungan sementara (TPS) sekaligus menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Kemiling.
Camat Kemiling Andi Saputra Kusuma mengatakan koordinasi antara aparat kecamatan, kelurahan, lingkungan, RT, dan petugas DLH menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penanganan sampah dari permukiman warga.
Menurut dia, pola koordinasi tersebut membuat sampah yang telah dikumpulkan warga dapat segera diangkut menuju lokasi pembuangan sehingga tidak menumpuk di TPS.
“Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menjaga kebersihan wilayah. Kami mengapresiasi DLH yang cepat mengangkut sampah di TPS sehingga tidak terjadi penumpukan. Dengan koordinasi yang baik, lingkungan tetap bersih dan indah,” kata Andi, Kamis, (30/07/2026).
Ia menilai pelayanan pengangkutan sampah yang dilakukan setiap hari turut mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat di Kecamatan Kemiling.
Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung Budi Ardianto mengatakan keberhasilan pelayanan persampahan tidak hanya bergantung pada armada dan petugas kebersihan. Menurut dia, peran aktif pamong di tingkat wilayah juga menentukan kelancaran proses pengumpulan hingga pengangkutan sampah.
“Keberhasilan pelayanan persampahan tidak hanya bergantung pada armada dan petugas DLH, tetapi juga dukungan pamong di lapangan. Koordinasi yang baik membuat proses pengumpulan dan pengangkutan sampah berjalan lebih cepat dan tertata,” ujarnya.
Budi mengatakan aparat kecamatan, kelurahan, hingga RT memiliki peran penting dalam mengorganisasi pengumpulan sampah dari lingkungan permukiman. Dengan demikian, petugas DLH dapat lebih mudah menjalankan jadwal pengangkutan secara rutin.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pamong, petugas kebersihan, dan DLH terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan persampahan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekaligus mendukung terciptanya kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.(Bal)













