BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM 9SMSI) – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Bandar Lampung. Kali ini, seorang mekanik sepeda bernama Edi Supriyanto (31) menjadi korban pencurian sepeda motor saat bekerja di sebuah toko sepeda di Jalan WR Supratman, Kelurahan Gunung Mas, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Ironisnya, sepeda motor yang digondol pelaku merupakan Honda CRF 150 yang baru saja dipinjam Edi dari adik iparnya untuk digunakan beraktivitas sehari-hari.
Peristiwa bermula ketika korban memarkirkan sepeda motor tersebut di halaman toko tempatnya bekerja. Tidak lama kemudian, saat hendak menggunakan kembali kendaraannya, Edi terkejut karena motor tersebut sudah tidak berada di lokasi parkir.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi memperlihatkan aksi dua orang pelaku yang datang berboncengan menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku kemudian turun dan masuk ke halaman toko untuk menyasar sepeda motor korban, sementara seorang lainnya tetap berada di atas kendaraan guna mengawasi situasi sekitar.
Dalam rekaman tersebut terlihat pelaku berusaha merusak kunci kontak menggunakan alat khusus. Upaya pertama dan kedua sempat gagal, namun pada percobaan berikutnya pelaku berhasil menyalakan mesin sepeda motor sebelum akhirnya membawa kabur kendaraan tersebut. Rekannya kemudian mengikuti dari belakang menggunakan sepeda motor yang mereka gunakan saat datang.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Edi mengaku sangat terpukul karena kendaraan yang hilang bukan miliknya, melainkan milik adik iparnya yang baru dipinjam.
“Saya baru pinjam motor itu dari adik ipar. Dipakai kerja, ternyata malah hilang. Semoga pelakunya segera tertangkap dan motornya bisa ditemukan,” ujar Edi.
Kasus pencurian tersebut telah dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung. Aparat kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian guna mengidentifikasi para pelaku.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkirkan kendaraan, termasuk menggunakan kunci pengaman tambahan, guna meminimalkan risiko menjadi korban pencurian kendaraan bermotor. (Red)













