BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Kebakaran hebat menghanguskan tiga bangunan yang digunakan sebagai bengkel dan toko elektronik di Jalan Kimaja, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Selasa pagi. Kobaran api yang dengan cepat membesar menyebabkan seluruh bangunan ludes terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB. Berdasarkan keterangan warga, api awalnya terlihat muncul dari lantai dua salah satu bangunan sebelum dengan cepat merambat ke dua bangunan lainnya yang berada berdampingan.
Ketua RT setempat, Slamet, mengatakan kobaran api membesar hanya dalam hitungan menit sehingga warga kesulitan melakukan upaya pemadaman secara mandiri.
Seluruh bangunan yang terbakar diketahui difungsikan sebagai bengkel dan toko elektronik. Asap tebal disertai kobaran api sempat menarik perhatian warga dan mengganggu aktivitas di sekitar lokasi kejadian.
Empat orang yang berada di dalam bangunan berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah mengetahui adanya kebakaran. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pihaknya mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran dengan melibatkan sekitar 50 personel untuk menjinakkan api.
Proses pemadaman juga mendapat bantuan dari personel TNI dan Polri. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lok n, seluruh personel bekerja secara maksimal bersama unsur TNI dan Polri untuk mencegah kebakaran meluas,” ujar Anthoni.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Berdasarkan keterangan sementara dari sejumlah saksi di lokasi, api diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari salah satu bangunan.
Petugas kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus mendata besaran kerugian materi yang dialami para pemilik bangunan.
Masyarakat diimbau untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha agar tetap aman dan sesuai standar guna mencegah terjadinya kebakaran serupa. (Red)













