Lampung SelatanLampung17.comMenteri Sosial RIPENDIDIKAN

Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat Lampung, Target Juni Siap Beroperasi

×

Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat Lampung, Target Juni Siap Beroperasi

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG SELATAN, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, meninjau langsung pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (26/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan optimisme bahwa proyek berjalan sesuai rencana dan ditargetkan rampung pada Juni 2026.

Menurut Gus Ipul, Sekolah Rakyat di Lampung diproyeksikan sudah dapat digunakan pada tahun ajaran 2026/2027. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat, khususnya di daerah.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan bagian dari pembangunan 104 sekolah permanen di berbagai wilayah Indonesia atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi Lampung menyediakan lahan, sementara pembangunan fisik dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan pendanaan dari APBN.

“Pembangunan berjalan dengan baik dan kita targetkan selesai pada Juni mendatang,” ujar Gus Ipul.

Untuk mempercepat proses pembangunan, setiap titik proyek didukung sekitar 600 tenaga kerja. Secara nasional, tercatat sekitar 60 ribu pekerja terlibat dalam pembangunan lebih dari 100 Sekolah Rakyat permanen di seluruh Indonesia.

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menargetkan peningkatan jumlah peserta didik. Setelah pada tahun sebelumnya jumlah siswa hampir mencapai 16 ribu, pada 2026 ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 30 ribu siswa, sehingga totalnya melampaui 45 ribu siswa.

Bahkan, dalam proyeksi jangka menengah, jumlah tersebut akan terus bertambah hingga menembus lebih dari 200 ribu siswa pada 2028. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas pemerataan pendidikan secara nasional.

Ke depan, pemerintah menargetkan setiap kabupaten memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Jika lahan disediakan oleh pemerintah kabupaten atau kota, maka sekolah akan memprioritaskan siswa dari wilayah setempat. Sementara jika lahan berasal dari pemerintah provinsi, maka siswa dapat berasal dari berbagai daerah dalam provinsi tersebut.

Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat Kotabaru yang berlokasi di Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, saat ini telah mencapai progres fisik 35,52 persen. Proyek ini berdiri di atas lahan seluas 95.478 meter persegi dan dikerjakan selama 188 hari kalender, terhitung sejak 15 Desember 2025 hingga target penyelesaian pada 20 Juni 2026.

Dalam pengerjaannya, proyek ini melibatkan 677 tenaga kerja yang terus digenjot untuk memastikan penyelesaian tepat waktu. Setelah rampung, sekolah ini ditargetkan mampu menampung 1.080 siswa dalam 36 kelas, masing-masing berkapasitas 30 siswa, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Pemerintah berharap kehadiran Sekolah Rakyat ini dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih merata di Provinsi Lampung. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *