Bandar Lampung

Dorong Digitalisasi Pelayanan, Eva Dwiana Minta OPD hingga Puskesmas Ciptakan Inovasi

×

Dorong Digitalisasi Pelayanan, Eva Dwiana Minta OPD hingga Puskesmas Ciptakan Inovasi

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) — Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah, hingga puskesmas di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk terus menciptakan inovasi pelayanan publik berbasis digital.

Hal tersebut disampaikan Eva Dwiana saat memberikan sambutan dalam kegiatan Penguatan Riset dan Inovasi Daerah di Kota Bandar Lampung. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat transformasi digital dan peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor.

Menurut Eva Dwiana, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menumbuhkan motivasi, memberikan stimulasi, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan riset dan inovasi sebagai bagian dari sistem penelitian nasional dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.

Eva menjelaskan, langkah tersebut juga sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 tentang Inovasi Daerah serta Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 6 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Riset dan Inovasi Daerah.

“Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berkomitmen menciptakan ekosistem inovasi yang mampu mendorong percepatan digitalisasi dan transformasi ekonomi guna meningkatkan pelayanan publik serta mempercepat pembangunan daerah,” ujar Eva Dwiana.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil sosialisasi inovasi daerah yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan wajib pelayanan dasar diwajibkan memiliki inovasi dan terinput dalam sistem aplikasi.

Adapun sektor pelayanan dasar yang dimaksud meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, permukiman, ketentraman, hingga sosial. Karena itu, Eva meminta seluruh OPD, SMP Negeri, dan puskesmas untuk memiliki inovasi baru ataupun menyempurnakan inovasi yang telah berjalan.

Eva juga mengajak seluruh jajaran perangkat daerah dan elemen masyarakat menjadikan Kota Bandar Lampung sebagai laboratorium inovasi yang responsif, modern, dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN), Yusharto Huntoyungo, menyampaikan bahwa penguatan inovasi daerah menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik di daerah.

Menurutnya, inovasi tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga perubahan pola kerja dan tata kelola pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, mudah, dan transparan.

Eva Dwiana menegaskan inovasi yang dilakukan harus tetap mengedepankan kepentingan publik dan akuntabilitas yang tinggi. Ia berharap Kota Bandar Lampung tidak hanya dikenal karena potensi wisata dan kulinernya, tetapi juga sebagai kota yang modern dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui integrasi teknologi dan kreativitas lokal.

Di akhir sambutannya, Eva mengajak seluruh perangkat daerah untuk menjalankan inovasi secara bertanggung jawab demi meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, memangkas birokrasi, serta memperkuat layanan digital di lingkungan kerja masing-masing. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *