BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Bandar Lampung. Kali ini, pelaku bahkan nekat menggunakan senjata api dan melepaskan tembakan saat beraksi, sehingga menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Segalamider, Kecamatan Tanjung Karang Barat, tepatnya di area parkir sebuah coffee shop. Aksi kedua pelaku terekam jelas oleh kamera CCTV di lokasi kejadian.
Dalam rekaman tersebut, terlihat dua orang pelaku datang menggunakan satu sepeda motor. Keduanya langsung masuk ke area parkir dan mengincar kendaraan milik korban. Salah satu pelaku yang berperan sebagai eksekutor dengan cepat merusak kunci stang dan membawa kabur sepeda motor jenis Honda Beat milik korban bernama Dery, yang merupakan pekerja coffee shop tersebut.
Menyadari sepeda motornya dicuri, korban langsung berlari keluar dan berusaha mengejar pelaku. Namun situasi berubah mencekam ketika salah satu pelaku mengeluarkan senjata api dan menodongkannya ke arah korban.
Tidak hanya itu, pelaku juga sempat melepaskan dua kali tembakan untuk menghalau kejaran korban. Aksi tersebut membuat korban terpaksa menghentikan pengejaran demi keselamatan dirinya.
“Motor saya sudah dibawa, saya langsung kejar. Tapi pelaku langsung nodongin senjata dan nembak dua kali, saya takut dan mundur,” ujar Dery saat dimintai keterangan.
Korban sempat kembali mencoba mengejar pelaku dengan bantuan warga sekitar, namun kedua pelaku berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.
Atas kejadian tersebut, korban langsung melaporkannya ke pihak kepolisian setempat, yakni Polsek Tanjung Karang Barat. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku yang diduga menggunakan senjata api rakitan saat melancarkan aksinya.
Peristiwa ini menambah daftar kasus curanmor di Bandar Lampung yang semakin nekat, bahkan melibatkan penggunaan senjata api. Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkirkan kendaraan, serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.













