BPBD Provinsi LampunG

Bocah 10 Tahun Hanyut Saat Banjir di Rajabasa Bandar Lampung Ditemukan Meninggal

×

Bocah 10 Tahun Hanyut Saat Banjir di Rajabasa Bandar Lampung Ditemukan Meninggal

Sebarkan artikel ini

Lampung17.com , (SMSI) Bandar Lampung — Tim SAR gabungan menemukan seorang bocah yang sebelumnya dilaporkan hanyut akibat banjir di kawasan Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Sabtu (7/3) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian sejak Jumat malam.

 

Korban diketahui bernama Satriya (10), warga Jalan Abdul Hamid, Rajabasa. Ia dilaporkan hanyut pada Jumat (6/3) sekitar pukul 14.00 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

 

Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap hingga memicu banjir di sejumlah titik di kawasan Rajabasa.

 

Informasi kejadian pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung dari Camat Rajabasa, Rachmat, sekitar pukul 18.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue Basarnas Lampung langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

 

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB dan langsung melakukan koordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk memulai proses pencarian.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung melalui Komandan Tim Rescuer Ridho Afriza mengatakan tim melakukan penyisiran dan pencarian secara visual di sekitar lokasi korban diduga hanyut.

 

“Dalam proses pencarian tersebut, tim juga mengevakuasi seorang warga bernama Aripin Rahman (50) yang berada di sekitar area pencarian dalam kondisi selamat,” kata Ridho.

 

Memasuki hari kedua operasi SAR pada Sabtu pagi, tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan memperluas area penyisiran hingga sekitar 4 kilometer ke arah hilir. Tim juga memanfaatkan drone thermal untuk membantu pemantauan dari udara.

 

Sekitar pukul 08.15 WIB, korban akhirnya ditemukan sekitar 800 meter dari lokasi kejadian awal dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

 

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan untuk dihentikan dan dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *