Bandar LampungLampung17.comperistiwa

Angin Kencang Tumbangkan Pohon Randu di Hotel Tanjung Karang Timur, Dua Mobil Rusak dan Satu Orang Luka Serius

×

Angin Kencang Tumbangkan Pohon Randu di Hotel Tanjung Karang Timur, Dua Mobil Rusak dan Satu Orang Luka Serius

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Sebuah pohon randu berukuran besar tumbang dan menimpa dua unit mobil di area sebuah hotel yang berada di Kelurahan Kebon Jahe, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung, Selasa pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kejadian ini terjadi pada Selasa, (23/12/2025) sekitar pukul 10.15 WIB saat dua mobil tengah mengantre untuk keluar dari area hotel. Pohon randu dengan diameter lebih dari dua meter yang berada di kawasan perbukitan mendadak tumbang dan menimpa bagian depan kendaraan.

Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut dipicu oleh angin kencang yang melanda wilayah setempat. Selain itu, kondisi akar pohon yang sudah lapuk turut menjadi penyebab utama pohon tidak mampu menahan terpaan angin.

“Angin kencang disertai kondisi akar pohon yang sudah lapuk menyebabkan pohon tersebut tumbang dan menimpa kendaraan yang berada di bawahnya,” kata Idham Basyar.

Untuk menangani kejadian tersebut, personel gabungan dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), tim medis, serta unsur Forkopimda dikerahkan ke lokasi. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena ukuran pohon yang besar dan posisi kendaraan yang tertimpa cukup parah.

Setelah sekitar tiga jam proses evakuasi berlangsung, korban akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam mobil dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, batang pohon yang menimpa kendaraan berhasil dipotong dan disingkirkan dari lokasi kejadian.

Pihak hotel mengakui kejadian tersebut dan menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas peristiwa yang terjadi, termasuk mengganti kerugian yang dialami korban. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *