BMKGLampung17.comperistiwaTanggamus

Tiga Kali Gempa Guncang Indonesia dalam Sehari, Lampung hingga Papua Barat Terasa Getaran

×

Tiga Kali Gempa Guncang Indonesia dalam Sehari, Lampung hingga Papua Barat Terasa Getaran

Sebarkan artikel ini

TANGGAMUS, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Aktivitas gempa bumi kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa (31/3/2026). Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga pukul 19.00 WIB tercatat tiga kali gempa yang mengguncang wilayah berbeda dalam satu hari.

Gempa pertama terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.03 WIB di wilayah Tanggamus. BMKG melaporkan pusat gempa berada di darat, sekitar 8 kilometer di utara Tanggamus, dengan kekuatan magnitudo 2,1 dan kedalaman 4 kilometer.

“Gempa memiliki magnitudo 2,1 dengan kedalaman 4 kilometer,” tulis BMKG dalam laporan resminya.

Episenter gempa berada pada koordinat 5,41 Lintang Selatan dan 104,65 Bujur Timur. Getaran gempa dirasakan dalam skala II Modified Mercalli Intensity (MMI), terutama di wilayah Kotaagung dan Sumberejo. Getaran pada skala ini umumnya dirasakan oleh sebagian orang dan belum menimbulkan dampak signifikan.

Sejauh ini, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Aktivitas masyarakat juga dilaporkan tetap berjalan normal.

Selanjutnya, gempa kedua terjadi pada pagi hari sekitar pukul 05.35 WIB di wilayah Teluk Wondama. BMKG menyebut pusat gempa berada di darat, sekitar 4 kilometer timur laut Teluk Wondama.

“Lindu dirasakan dengan intensitas III hingga IV MMI di Teluk Wondama,” ujar BMKG.

Gempa ini memiliki kekuatan magnitudo 4,3 dengan kedalaman 10 kilometer. Koordinat gempa tercatat di 2,70 Lintang Selatan dan 134,54 Bujur Timur. Getaran pada skala tersebut dirasakan cukup jelas oleh warga, bahkan sebagian orang di dalam rumah dapat merasakan guncangan.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan berat. BMKG juga memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Tidak lama berselang, gempa susulan kembali terjadi di wilayah yang sama pada pukul 11.55 WIB.

“Gempa susulan berkekuatan magnitudo 2,9 dengan kedalaman 7 kilometer,” lanjut BMKG.

Episenter gempa berada di koordinat 2,84 Lintang Selatan dan 134,40 Bujur Timur, dengan pusat gempa berada di darat sekitar 18 kilometer barat daya Teluk Wondama. Getaran dirasakan dalam skala II hingga III MMI oleh masyarakat setempat.

Gempa susulan ini sempat membuat sebagian warga kembali waspada, meskipun tidak berlangsung lama dan tidak menimbulkan dampak signifikan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti informasi resmi dari BMKG,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *