BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Wali Kota Eva Dwiana mengumpulkan para kepala sekolah tingkat TK, SD, hingga SMP se-Bandar Lampung dalam sebuah forum pembinaan yang berlangsung di Aula Mufakat Jejamo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (20/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota dalam memperkuat sinergi antar satuan pendidikan sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kota Tapis Berseri. Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa kepala sekolah memegang peran strategis sebagai pemimpin yang menentukan arah kemajuan sekolah.
Menurutnya, kepemimpinan yang adaptif dan inovatif sangat dibutuhkan untuk menciptakan suasana belajar yang efektif, nyaman, serta mampu mengembangkan potensi siswa secara maksimal. Ia juga menekankan pentingnya terobosan baru dalam metode pembelajaran agar mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
“Setiap kepala sekolah harus mampu menghadirkan inovasi di lingkungan kerjanya. Dengan begitu, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujar Eva Dwiana.

Selain itu, Wali Kota turut mengingatkan pentingnya menjaga kedisiplinan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia menilai, pelayanan pendidikan yang baik harus didukung oleh komitmen seluruh tenaga pendidik dan kependidikan dalam memberikan yang terbaik bagi peserta didik.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak sekolah sebagai fondasi utama dalam pemerataan kualitas pendidikan. Menurutnya, seluruh kebijakan yang dijalankan harus mampu menjangkau semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Pemerataan mutu pendidikan menjadi prioritas. Kerja sama yang kuat antara pemerintah dan sekolah akan memastikan setiap anak di Bandar Lampung mendapatkan hak pendidikan yang layak,” tegasnya.
Pertemuan ini turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung, mulai dari unsur asisten pemerintahan, perencanaan daerah, keuangan, hingga perangkat daerah terkait lainnya. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan di Bandar Lampung. (Red)













