Lampung SelatanLampung17.com

Dua Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Balinuraga, Diduga Dipicu Obat Nyamuk

×

Dua Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Balinuraga, Diduga Dipicu Obat Nyamuk

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG SELATAN, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Dua orang lanjut usia meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Dusun I Sumber Sari, Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (13/7/2026) malam.

Korban diketahui bernama Wajran (86), pemilik rumah, dan Apong (74). Keduanya ditemukan meninggal dunia di dalam rumah setelah api melalap bangunan.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Dugaan sementara, api berasal dari obat nyamuk yang kemudian memicu kebakaran hingga dengan cepat membesar.

Lokasi rumah yang cukup jauh dari permukiman warga membuat peristiwa tersebut baru diketahui ketika api telah menghanguskan sekitar separuh bangunan. Kondisi itu menyebabkan upaya penyelamatan terhadap kedua korban tidak dapat dilakukan.

Mendapat laporan dari warga, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan mengerahkan dua unit mobil pemadam dari Posko Sidomulyo dan Posko Kalianda untuk melakukan pemadaman.

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, mengatakan petugas langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.

“Petugas dari Posko Sidomulyo dan Posko Kalianda langsung menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB,” ujar Rully.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi awal yang diterima, penyebab kebakaran diduga berasal dari obat nyamuk. Namun, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Dugaan sementara berasal dari obat nyamuk, tetapi penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah hangus terbakar dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Sementara itu, jenazah kedua korban telah dievakuasi ke rumah anak korban yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian sebelum dilakukan proses penanganan lebih lanjut.

Pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran. Warga juga diimbau agar lebih berhati-hati saat menggunakan sumber api di dalam rumah, termasuk obat nyamuk bakar, untuk mencegah kejadian serupa. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *