BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung menyiapkan program pelatihan kerja khusus bagi penyandang disabilitas sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan memperluas kesempatan kerja. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan penyandang disabilitas memiliki akses yang setara di dunia kerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Agus Nompitu, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Wakil Gubernur Lampung terkait peningkatan keterlibatan penyandang disabilitas dalam bursa kerja. Menurutnya, penguatan kompetensi menjadi langkah awal sebelum mereka memasuki dunia kerja.
“Beberapa waktu lalu kami sudah berkomunikasi dengan Wakil Gubernur Lampung mengenai keterlibatan penyandang disabilitas dalam bursa kerja, serta memberdayakan agar dapat menjadi sumber daya manusia yang berdaya saing,” ujar Agus Nompitu, Rabu (22/7).
Ia menjelaskan, pelatihan akan dilaksanakan di beberapa lokasi dengan sasaran penyandang disabilitas serta kelompok masyarakat rentan. Melalui program tersebut, peserta diharapkan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
“Pelatihan di beberapa titik khusus penyandang disabilitas dan para pekerja atau masyarakat rentan dilakukan untuk meningkatkan kompetensi mereka agar bisa menjadi tenaga kerja yang berdaya saing,” katanya.
Selain menyelenggarakan pelatihan, Disnaker Lampung juga akan memperluas jangkauan layanan melalui komunitas penyandang disabilitas. Pemerintah daerah, lanjut Agus, berkomitmen memastikan setiap penyandang disabilitas memperoleh hak dan kesempatan yang sama dalam memperoleh pekerjaan, baik di sektor formal maupun informal.
Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, pada 2023 tercatat sekitar 200 penyandang disabilitas berhasil terserap ke dunia kerja. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya akses penyandang disabilitas terhadap lapangan pekerjaan.
Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia penyandang disabilitas melalui akses pendidikan, pelatihan keterampilan, program kewirausahaan, hingga penyediaan fasilitas yang lebih inklusif. Selain itu, telah dibentuk Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung untuk membantu mengidentifikasi kebutuhan serta membuka peluang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas di berbagai bidang. (Red)













