Bandar LampungLampung17.comPemerintah Kota Bandar Lampung

Dinkes Bandar Lampung Maksimalkan Peran Puskesmas dalam Penanganan TBC, Layanan Gratis untuk Masyarakat

×

Dinkes Bandar Lampung Maksimalkan Peran Puskesmas dalam Penanganan TBC, Layanan Gratis untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung terus mengoptimalkan peran puskesmas dalam upaya penanganan penyakit Tuberkulosis (TBC). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menekan angka penularan penyakit menular tersebut di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad, mengatakan bahwa meskipun upaya penanganan terus diperkuat, ketersediaan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) masih terbatas. Hingga saat ini, baru empat fasilitas kesehatan tingkat pertama yang telah dilengkapi alat tersebut melalui bantuan dari Kementerian Kesehatan.

“Baru ada empat puskesmas yang memiliki alat TCM. Namun, pelayanan tetap berjalan optimal dengan sistem rujukan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bagi puskesmas yang belum memiliki alat TCM, pasien dengan gejala TBC akan dirujuk ke puskesmas lain atau rumah sakit yang telah memiliki fasilitas pemeriksaan dahak menggunakan teknologi tersebut.

Setelah pasien dinyatakan positif TBC, pihak puskesmas akan melakukan pendampingan secara intensif, termasuk pengawasan pengobatan selama enam bulan penuh. Hal ini penting untuk memastikan pasien menjalani terapi secara tuntas dan mencegah risiko penularan lebih lanjut.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga melakukan langkah pencegahan dengan melakukan skrining terhadap anggota keluarga pasien. Upaya ini bertujuan memutus rantai penularan sejak dini.

Bagi anggota keluarga yang tidak terinfeksi, akan diberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) yang dikonsumsi satu kali dalam seminggu selama 12 minggu.

Muhtadi menegaskan, seluruh layanan penanganan TBC di Kota Bandar Lampung, mulai dari pemeriksaan, rujukan, hingga pengobatan dan pemberian obat pencegahan, diberikan secara gratis kepada masyarakat.

“Semua layanan TBC gratis. Ini bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan secara maksimal,” tegasnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan angka kasus TBC di Kota Bandar Lampung dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang teratur. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *