Bandar Lampung

Dinas PP-PA Bandar Lampung Perkuat Pencegahan Kekerasan, Targetkan 3.000 Sasaran di 2026

×

Dinas PP-PA Bandar Lampung Perkuat Pencegahan Kekerasan, Targetkan 3.000 Sasaran di 2026

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) menegaskan komitmennya dalam memberikan pendampingan terhadap korban kekerasan sekaligus memperkuat langkah pencegahan, termasuk kasus bullying di masyarakat.

Kepala Dinas PP-PA Kota Bandar Lampung, Maryamah, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menjalankan program pencegahan yang menargetkan hingga 3.000 individu pada tahun 2026. Program ini dirancang untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat guna menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Pencegahan itu yang paling penting. Kami berharap bisa terus memperluas sasaran pencegahan ke seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya, Selasa, 10 Februari 2026.

Pada tahun 2025, Dinas PP-PA mencatat telah menangani sebanyak 151 kasus, yang didominasi oleh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) serta kekerasan seksual terhadap anak. Penanganan kasus tersebut dilakukan secara kolaboratif dengan berbagai pihak, mulai dari kepolisian, pengadilan agama, pengadilan negeri, hingga relawan yang aktif mendampingi korban.

Menurut Maryamah, tantangan terbesar saat ini adalah meningkatnya kasus bullying serta kondisi sosial keluarga yang memengaruhi kerentanan anak terhadap kekerasan.

“Rata-rata anak yang menjadi korban berasal dari keluarga tidak harmonis. Selain itu, banyak juga anak dari keluarga pendatang yang sulit terjangkau,” jelasnya.

Selain bullying, isu perkawinan anak dan perkawinan siri juga menjadi perhatian serius. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada kurangnya perhatian dan perlindungan terhadap anak, sehingga mereka rentan menghadapi berbagai permasalahan sosial.

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas PP-PA mendorong kolaborasi dengan pihak sekolah agar memberikan perhatian lebih kepada anak-anak yang membutuhkan pendampingan, khususnya mereka yang berasal dari latar belakang keluarga rentan.

“Kami mendorong sekolah untuk memberi perhatian khusus. Pendidikan sangat penting agar anak-anak tetap memiliki semangat untuk maju, meski tanpa dukungan penuh dari orang tua,” tambahnya.

Ke depan, Dinas PP-PA Kota Bandar Lampung berencana memperluas jangkauan program pendampingan dengan pendekatan yang lebih holistik. Upaya ini diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh bagi perempuan dan anak, sekaligus menekan angka kekerasan dan diskriminasi di masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *