BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan beras dari Badan Pangan Nasional kepada 96 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan bantuan beras tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan.
“Bantuan ini kami salurkan untuk membantu masyarakat, terutama keluarga penerima manfaat. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Eva.
Menurut Eva, bantuan beras menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi harga pangan yang masih tinggi.
Tingginya harga beras menjadi salah satu beban yang dirasakan masyarakat. Harga beras di pasaran saat ini mencapai sekitar Rp140 ribu untuk kemasan 10 kilogram.

Dengan bantuan sebanyak 30 kilogram untuk setiap keluarga, pemerintah berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan dalam jumlah besar.
Eva juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasaran. Pemantauan tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan harga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat.
“Pemerintah akan terus memantau harga kebutuhan pokok dan berupaya mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Bantuan beras dari Badan Pangan Nasional tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi 96 ribu keluarga penerima manfaat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan di tengah tingginya harga beras di pasaran. (Red)













