Bandar LampungLampung17.com

Dinkes Bandar Lampung Perketat Pengawasan Kualitas Air Selama Musim Kemarau

×

Dinkes Bandar Lampung Perketat Pengawasan Kualitas Air Selama Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG17.COM (SMSI) – Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung meningkatkan pengawasan terhadap kualitas air bersih yang digunakan masyarakat selama musim kemarau. Langkah ini dilakukan untuk memastikan air yang dimanfaatkan warga tetap aman bagi kesehatan, terutama saat kondisi kering melanda.

Musim kemarau dapat menyebabkan sejumlah sumber air mengalami kekeringan, terutama sumber air tanah dangkal seperti sumur dan pompongan yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Melalui puskesmas, tenaga kesehatan lingkungan melakukan pemantauan dan pemeriksaan kualitas air menggunakan sanitary kit. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi air sekaligus mengantisipasi risiko penyakit akibat pencemaran sumber air.

Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel air dari sejumlah sumber yang digunakan masyarakat. Sampel tersebut diperiksa untuk mengetahui kualitas bakteriologi dan sejumlah parameter sederhana lainnya secara berkala di wilayah terdampak selama musim kemarau.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Muhtadi Arsyad mengatakan, masyarakat perlu memperhatikan kualitas air yang digunakan, terutama ketika kondisi sumber air mengalami perubahan selama musim kemarau.

“Jika hasil pemeriksaan menunjukkan air tidak memenuhi syarat kesehatan, masyarakat diimbau tidak menggunakannya untuk minum maupun mencuci bahan makanan dan peralatan makan sebelum dilakukan penanganan lebih lanjut,” kata Muhtadi.

Ia juga menjelaskan bahwa air yang tercemar tetap perlu diwaspadai meskipun telah melalui proses pemasakan.

“Bakteri patogen dapat mati setelah air dimasak hingga mendidih, tetapi air tercemar tetap berisiko menyebabkan pencemaran bahan makanan,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah yang membutuhkan, BPBD dan PDAM turut menyalurkan suplai air bersih. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan kebutuhan air bersih selama musim kemarau. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *