BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG 17.COM (SMSI) – Gelaran Bandar Lampung Expo 2025 resmi dibuka pada Jumat malam, 12 Juli 2025, di kawasan Graha Mandala Alam, Kota Bandar Lampung. Ribuan warga tumpah ruah memenuhi lokasi acara, menjadikan malam pembukaan berlangsung semarak, penuh warna dan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Acara ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-343 Kota Bandar Lampung. Expo tahunan tersebut menjadi wadah promosi produk unggulan daerah, pertunjukan budaya, serta momentum penguatan ekonomi kerakyatan melalui partisipasi aktif pelaku UMKM.
Pembukaan berlangsung meriah, diawali dengan penampilan seni tari tradisional Lampung yang menggambarkan kekayaan budaya lokal. Setelah itu, panggung utama dimeriahkan oleh penampilan band lokal Kipas Tua dan grup nasional Hijau Daun yang sukses mengguncang suasana dan menghibur ribuan pengunjung.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, secara langsung membuka acara. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah turut menyukseskan kegiatan ini.
“Bandar Lampung Expo harus menjadi ruang promosi dan kemajuan UMKM, ajang hiburan rakyat, serta simbol semangat pembangunan kota. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi,” ujar Eva di hadapan tamu dan ribuan pengunjung.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dan menjaga semangat kolaboratif demi kemajuan daerah. “Mari kita bangun kota ini bersama, dan saya minta doanya agar semua program pemerintah bisa berjalan lancar serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Eva.

Acara pembukaan juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua APEKSI 2025–2030 yang juga Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, serta jajaran Forkopimda Kota Bandar Lampung. Kehadiran para tokoh tersebut menambah legitimasi Bandar Lampung Expo sebagai salah satu event strategis di kawasan Sumatera bagian selatan.
Demi menjaga kelancaran lalu lintas selama kegiatan berlangsung, Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung menerapkan rekayasa arus kendaraan, terutama pada malam pembukaan dan penutupan.
“Karena lokasinya di Graha Mandala yang dekat pusat perbelanjaan, kami lakukan pengalihan arus dari arah Kemiling dan Teluk Betung, serta pengaturan zona parkir agar lalu lintas tetap terkendali,” ujar Kepala Dishub Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu.
Expo ini akan berlangsung selama delapan hari, hingga 19 Juli 2025. Selama itu pula, masyarakat dapat menikmati pameran UMKM, sajian kuliner lokal, hiburan musik, hingga pelayanan publik dari berbagai instansi di Kota Bandar Lampung. (*)













