Sindir Pejabat, Walikota Pertanyakan Pendapatan Retribusi Parkir Jalan di Tempat

  • Whatsapp

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG17.COM – Walikota Bandarlampung, Herman HN, menyindir pejabat setempat terkait setoran retribusi parkir yang jalan di tempat. Padahal, dengan jumlah kendaraan yang terus bertambah, semestinya pendapatan daerah melalui retrebusi parkir juga meningkat.

“Masa parkir mobil motor tambah banyak, masa uang gitu-gitu aja, ya karena ada nguap-nguap ini. Ya jangan takut dengan preman. Kalau kita menjalankan perundang-undangan (jangan takut, red), biar preman makan nasi, sama kita juga,” kata Herman HN, saat penyampaian SPPT PBB di gedung parkir Pemkot setempat, Selasa (9/2).

Oleh sebab itu, dirinya meminta agar pejabat turut serta mengawal pundi-pundi pendapatan daerah.

“Maksud saya minimal ngiringin lah, jadi pemimpin itu jangan pengecut. Jangan penakut, mau siapapun yang penting bener, kita hadapi,” pintanya.

Dirinya juga berbagi pengalaman selama menjabat sepuluh tahun menempuh berbagai rintangan, termasuk dalam pengelolaan retribusi parkir.

“Saya minta pejabat ini berkerja dengan baik. Dulu ada yang ngomong sama saya, ‘Pak Herman parkir itu ada lho,’ enggak, saya bilang. Sampai sekarang boleh dicek,” tegasnya.

Ia kembali meminta agar para pejabat dapat bekerja dengan baik. Terutama dengan penyetoran retribusi parkir.

“Udahlah, langsung wajib ke bank penyetor itu, Bank Lampung saya minta kawal, kita ini bagaimana pendapatan kita bagus,” pungkasnya. (*)

banner 728x90

Pos terkait