Tekan Praktek Money Politik, Pemkot Bandarlampung Beri Penyuluhan ke Linmas

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG17.COM – Guna menekan terjadinya praktek money politik pada saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melakukan penyuluhan kesadara hukum kepada Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kota Bandarlampung, yang dilaksanakan di gedung Semergou, Pemkot setempat, Selasa (8/9).

Mnurut Walikota Bandarlampung, Herman HN, pada setiap Pilkada sangat rawan sekali money politik, penyuluhan ini dilakukan karena Linmas memiliki peran penting dalam hal pelaksanaan Pilkada.

“Bapak-bapak ini (Satlinmas) yang memiliki peranan penting, untuk bersama kita perangi politik uang dan pembagian sembako dikota Bandarlampung,” ujar dia, Selasa (8/9/2020).

Penekanan praktek money politik dalam setiap pilkada harus sedini mungkin dilakukan,”Karena saya sudah dua kali penyalonan walikota tidak pernah membagikan uang dan sembako pada rakyat. Dan kedepan jika ada calon yang membagikan uang kita tangkap,” beber dia.

Dia menambahkan, jika para calon bersosialisasi pada masyarakat dan ingin membagikan barang, hal itu tidak lebih harga barangnya Rp25 ribu. Seperti baju, kalender, payung, gelas masker dan pelindung wajah. “Selain itu tidak diperkenankan, dan itu juga pembagiannya tidak boleh langsung kepada rakyat melainnya melalui tim satgas covid-19,” tegasnya.

Dalam sosialisasi sambung dia, para calon juga harus mematuhi protokol kesehatan seperti cuci tangan, memakai masker, jaga jarak dan jangan berkerumun. “Karena kalau warga kena covid-19, siapa yang bertanggung jawab, wali kota. Maka kita patuhi bersama demi Bandarlampung yang lebih baik,” tutur dia. (enj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *