Sensus Penduduk Tatap Muka di Mulai, Warga Diimbau Tidak Terima Petugas Tanpa Atribut dan Surat Tugas

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG17.COM – Pasca dimulainya pelaksanaan Sensus Penduduk secara tatap muka, yang dimulai pada Selasa (1/9). Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandarlampung memastikan, petugas pencatatan dilengkapi dengan surat tugas dan atribut lengkap.

Untuk mengantisipasi adanya oknum yang mengaku sebagai petugas sensus penduduk. Warga diimbau agar tidak menerima petugas sensus gadungan, atau yang tidak menggunakan atribut lengkap, atribut yang digunakan yakni, baju rompi bertuliskan sensus penduduk, kemudian nama pengenal yang dilengkapi dengan barcode nya. Hal tersebut diungkapkan Akhmad Nasrudin, Kepala BPS Kota Bandarlampung.

“Jadi kepada masyarakat, apabila petugas sensus tidak dilengkapi atribut, dan apalagi tidak bisa menunjukkan surat tugas dan nametag berbercode tadi. Jangan diterima, berati itu bukan dari petugas sensus,” ungkap Akhmad, Selasa (1/9).

Hal ini dilakukan, guna menghindari adanya pihak lain yang mengatasnamakan petugas sensus. “Jadi tidak bisa dipalsukan,” tegasnya.

Dan untuk petugas yang dikerahkan sendiri terangnya, ada 625 petugas yang sudah dirapid test. Dan tersebar di 20 kecamatan dan 126 kelurahan. “Pelaksanaannya sendiri dapat dihitung efektif di lapangan sekitar 15 hari. Cuma batas waktunya sampai tanggal 30 September,” ungkapnya.

Kemudian kata Akhmad, perugas sensus tidak ada yang meminta foto kopi KTP ataupun KK. Namun hanya melihat KK yang terprint saja.

Demi kemananan swmuanya ditengah pandemi COVID-19, petugas kita semuanya lengkap dengan face shield, masker, sarung tangan dan handsanitizer. Jadi tidak ada perugas sensus meminta foto kopi ktp ataupun kk. Hanya melihat kk yang terprint saja.

Sebenarnya dulu konsep awal apabila telah dilakukan sensus online tidak dilakukan sensus manual. Namun karena COVID-19, ada jeda sekitar 6 bulan, kemungkinan besar ada perubahan data, jadi sifatnya dikonfirmasi apakah yang bersangkutan masih ada di lokasi itu secara fakta. “Mungkin butuh waktu sekitar 5 menit untuk konfirmasi ini. Seluruh penduduk dilakukan kunjungan konfirmasi langsung. Baik yang baru disensus, maupun yang telah melakukan sensus secara online,” beber dia.

Dia melanjutkan, dalam sensus kali ini, semua warga Bandarlampung akan dimasukan ke dalam data, seperti gelandangan, akan kita lakukan pendataan. “Ini kita pendataan perdana dilakukan di rumah pak wali kota. Tidak sampai malem,” tutur dia.(enj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *