Peringatan HUT ke 59 Tahun dilakukan Secara Sederhana dan Virtual, Ini Pesan Ketua Kwarcab Pramuka Bandarlampung

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG17.COM – Ada yang berbeda dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka, yang jatuh setiap tanggal 14 Agustus. Pasalnya, pada peringatan HUT ke 59 tahun 2020 ini, Kwarcab Pramuka Bandarlampung melaksanakan peringatan HUT secara sederhana.

SEDERHANA. Kwarcab Pramuka Bandarlampung melakukan apel terbatas dan dilakukan secara virtual, pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke 59 Tahun, pada Jumat (14/7).
FOTO.LAMPUNG17.COM

Peringatan HUT Pramuka ke 59 hanya menggelar apel dengan peserta terbatas, dan dilakukan secara virtual, yang dilaksanakan pada Jumat (14/7), bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Karya Bhakti Herman HN, Komplek Bumi Perkemahan Suka Hati Ragom Gawi, Rajabasa Bandarlampung.

Ketua Kwarcab Pramuka Bandarlampung, Eva Dwiana, bertindak sebagai pembina apel, sekaligus melakukan penyematan Tanda Penghargaana Orang Dewasa (TPOD).

Dalam amanatnya, Eva Dwiana mengatakan, peringatan HUT Pramuka ke 59 ini berbeda dengan tahun sebelumnya di karenakan wabah pandemi covid 19. “Tidak memungkinkan untuk melakukan penggalangan seluruh peserta gerakan pramuka di berbagai tingkat pendidikan (SD, SMP, dan SMA) sampai tingkat pendidikan tinggi, maupun organisasi gerakan pramuka lainya, ” katanya.

Diungkapkan dia, Kwarcab Pramuka Bandarlampung bergerak bersama membantu pemerintah daerah dalam mengendalikan wabah covid-19. Dan terjun langsung bersama para relawan untuk melakukan gerakan sosial.

” Kita sudah membagikan masker dan hand sanitizer, membentuk satuan tugas relawan pramuka peduli yang tersebar di tiap ranting, membantu menyalurkan bantuan ribuan paket sembako kepada masyarakat terdampak covid, serta melakukannya sosialisasi penerapan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat,” beber dia.

Selain itu, sambung Bunda Eva sapaan akrabnya, gerakan pramuka juga berperan sebagai “Agen Perubahan” bukan hanya melakukan protokol kesehatan bagi diri sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan yang lebih luas. “Disiplin anggota pramuka harus bertempat pada tiga pilar, yaitu disini protokol kesehatan, hidup bersih, menjaga keselamatan diri sendiri,” imbuh dia.

Dengan adanya wabah covid-19 ini, berbagai gerakan pramuka berskala nasional juga ikut tertunda. Gerakan Pramuka pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari sistem pendidikan keterampilan bagi siswa/siswi tingkat pendidikan dasar, SMP, dan SMA. ” Oleh karena itu, diharapkan seluruh kegiatan yang tertunda akibat pandemi covid-19 dapat dilaksanakan setelah situasi dan kondisi covid-19 pulih seperti sedia kala, ” harapnya.

Eva yang juga anggota DPRD Provinsi Lampung, mengajak seluruh anggota pramuka di kota Bandarlampung untuk menjaga kekompakan, kebersamaan dalam melaksanakan program pemerintah khusus dalam mengendalikan wabah pandemi covid-19 serta berperan dalam pembangunan daerah dan masyarakat, guna mewujudkan kota Bandarlampung yang aman, damai, dan sejahtera.

Turut hadir Anggota Mabicab Gerakan pramuka kota Bandarlampung yang terdiri Kapolresta Bandarlampung, Dandim 0410, Ketua pengadilan negeri kota Bandarlampung, para pejabat di lingkungan kota Bandarlampung, dan diikuti oleh 150 orang peserta dan diikuti secara virtual oleh Kwartir ranting se kota Bandarlampung.(enj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *