Waspada, Sepanjang Tahun 2020 Terjadi Banjir di Bandarlampung Sebanyak 25 Kasus

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG17.COM – Hujan deras disertai angin kencang kerap kali terjadi, hingga menyebabkan bencana banjir, pohon tumbang dan tanah longsor. Berdasarkan data yang ada pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung, terdapat 25 kasus bencana banjir yang terjadi sepanjang tahun 2020 ini.

Jumlah tersebut merupakan akumulatif sejak awal Januari hingga hari ini Selasa (12/8). Mengutip data tersebut, banjir yang terjadi pada awal tahun 2020 memiliki jumlah terbanyak dibanding bulan-bulan setelahnya. “Kalau banjir, kita melihatnya semakin ke sini semakin sedikit,” ujar Sekretaris BPBD Bandar Lampung M Rizki, Selasa (12/8).

Merujuk data yang terrekam, Rizki menguraikan data banjir di Kota Tapis Berseri setiap bulannya sebagai berikut. Januari 7 bencana banjir, Februari 3, Maret 0, April 1, Mei 4, Juni 7, Juli 0. “Kemarin (Agustus) kitaendata hanya tiga titik banjir yang terjadi akibat hujan deras,” sebutnya.

Sejauh ini, Rizki mengatakan hapir secara keseluruhan banjir yang terjadi di Kota Bandar Lampung akibat dari tersumbatnya drainase oleh sampah. “Kalau mau disimpulkan, kesadaran masyarakat untuk membuang sampah ditempatnya masih terbilang rendah. Karena saat evakuasi banjir kerap ditemui adanya sampah di saluran air,” jelasnya.

Meskipun musim tergolong memasuki kemarau, Ia mengimbau agar warga tetap mewaspadai adanya kemungkinan banjir. “Kita imbau agar masyarakat bisa mencegah segala sesuatu yang mungkin bisa menyebabkan banjir,” tutur dia. (enj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *