Pinang Jaya Kemiling Didaulat Jadi Kampung Tangguh, Ini Kriterianya

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG17.COM – Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling Bandarlampung didaulat sebagai Kampung Tangguh. Hal ini berdasarkan nihilnya warga terkonfirmasi Corona virus disease 2019 atau Covid-19. Hal tersebut di ungkapkan Wakapolda Lampung, Brigjend Pol Sudarsono.

KAMPUNG TANGGUH. Walikota Bandarlampung, Herman HN meninjau kerajinan tangan warga Kelurahan Pinang Jaya, usai di daulat Polda Lampung menjadi Kampung Tangguh. (FOTO.DOK)

Menurut dia, penetapan suatu kelurahan menjadi kampung tangguh dengan pertimbangan beberapa factor yaitu,  kesehatan, keamanan serta perekonomian masyarakat. Kelurahan Pinangjaya dipilih karena memenuhi tiga unsur sebagai syarat menjadi Kampung Tangguh Nusantara.

“Dari segi kesehatan, saat merebak covid-19. Tidak ada warga kelurahan setempat yang terkonfirmasi positif virus tersebut,” kata Sudarsono, usai meresmikan Kampung Tangguh Nusantara, Senin (3/7)

Selain itu, dari segi keamanan, Kelurahan Pinangjaya tergolong ke dalam daerah yang minim angka kejahatan. “Hal itu membuktikan warganya dapat menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan tempat tinggalnya,” sebutnya.

Kemudian dari segi ekonomi, kelurahan tersebut dapat memanfaatkan potensi yang ada. Seperti pemanfaatan lahan menjadi potensi perekonomian. Hasil perkebunan melahirkan pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan industri rumahan. “Jadi pandemi covid-19, warga tetap ada pemasukan,” jelasnya.

Sementara, Walikota Bandarlampung, Herman HN mengatakan, meskipun mendapat penilaian Kampung Tangguh, masyarakat Pinang Jaya harus tetap menerapkan protokol kesehatan. “Masyarakat harus tetap melaksanakan protokol kesehatan. Kita juga berupaya bagaimana ekonomi kita lebih baik lagi ke depannya. Ekonomi kita tidak boleh turun ataupun surut dalam kondisi saat ini,” ujar Herman HN.

Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini juga menegaskan, untuk situasi saat ini, dalam masa pandemi COVID-19, kesehatan merupakan prioritas bagi semua orang. Dimana kesehatan berkorelasi dengan perekonomian. “Kalau kita sehat maka kita bisa berusaha untuk membuat ekonomi kita lebih baik lagi ke depannya,” tutur dia. (enj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *