Pembangunan Flyover Sultan Agung, Masuki Proses Pemasangan Box Colvert untuk Saluran Drainase

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG17.COM – Dinas pekerjaan umum (PU) kota Bandar Lampung memastikan pembangunan flyover di jalan Sultan Agung tidak menggunakan lahan warga.

Kepala dinas PU Iwan Gunawan, mengatakan pembangunan flyover Sultan Agung tidak ada pergantian lahan yang ada di sekitar lokasi tersebut.

“Kita tidak memakai lahan warga, itu semuanya pakai lahan pemerintah. Jadi badan jalan yang kita pakai tidak mengganggu lahan warga,” kata Iwan Kepala dinas PU Bandar Lampung Iwan Gunawan, saat ditemui di pemerintahan kota setempat, Rabu (17/6).

Dia menerangkan, untuk saat ini flyover masih dalam proses pemasangan box Colvert atau gorong-gorong untuk saluran drainase.

Sedangkan untuk para pedagang yang berada di badan jalan disekitaran pembangunan tersebut. Iwan mengaku pihaknya sudah mensosialisasikan untuk pindah selama proses pembangunan.

“Sudah kita himbau dan sudah kita sosialisasikan untuk segera bergeser dulu selama proses pembangunan,” jelas Iwan.

Pembangunan flyover itu, pihaknya menargetkan akan selesai pada akhir tahun 2020. “Kita berharap 31 Desember 2020 selesai,” ujarnya.

Sementara, dalam pembangunan itu Iwan menyebutkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dihabiskan sebesar Rp.35 miliar.

“Panjang flyover 300 meter dan lebarnya 10 meter. Untuk bentuk sama seperti flyover sebelumnya hanya kita menyebrangi rel sehingga kendaraan tidak saling bersinggungan,” tandasnya. (enj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *