Akibat Pandemik, PAD Pemkot Bandarlampung Terjun Bebas

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG17.COM – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota(Pemkot) Bandarlampung terjun bebas. Hal ini terpengaruh dari masa pandemik atau penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.

Walikota Bandarlampung, Herman HN mengungkapkan, PAD Bandarlampung turun drastis, dari semula di angka Rp1,5 miliar per harinya. Namun, semenjak pandemik, PAD Kota Bandarlampung hanya di kisaran Rp300-400 juta per harinya.

Dia menambahkan, anjloknya PAD lantaran sejumlah pemasukan strategis dari sektor ekonomi melemah. Sebab, sejak diumumkannya penyebaran covid-19 di Lampung, sejumlah hotel, restoran dan mal di Kota Tapis Berseri tidak beroperasi.

“Jauh, karena kita dari Rp1,5 miliar perhari, karena hotel nggak berfungsi, rumah makan, dan hiburan. Ada lima macam yang nggak berfungsi,” beber Herman HN, di Ruang Sidang Paripurna DPRD setempat, Kamis (4/6).

Kendati demikian, Herman HN berharap di bulan Juni ini PAD Kota Bandarlampung kembali meningkat. Terjadinya PAD anjlok, imbuh dia, juga terpengaruh dari sejumlah tempat hiburan yang tutup di bulan ramadhan.

“Sekarang sekitar Rp300-400 juta. Tapi mudah-mudahan bulan ini mulai saat berfungsi. Saya yakin nanti berubah, karena waktu kemarin ada bulan puasa juga,” tutur dia. (enj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *