Bersikap Tegas, Gugus Tugas Bandarlampung Berikan Sanksi Tegas Bagi Warga Pelanggar Protokol Kesehatan

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG17.COM – Guna menghadapi New Normal (Normal baru) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung bersama tim gugus tugas yang terdiri dari TNI dan Polri melakukan apel kesiapan, yang dilaksanakan di halaman parkir kantor Pemkot setempat, pada Sabtu (30/5).

Wali Kota Bandarlampung, Herman HN yang memimpin langsung apel kesiapan tim gugus tugas COVID-19 guna menegakkan disiplin masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus tersebut di kota setempat.

APEL KESIAPAN. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandarlampung melakukan apel kesiapan menghadapi New Normal, Warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan akan langsung diberi sanksi tegas oleh petugas. (FOTO.LAMPUNG17.COM)

“Saya minta kita semua sungguh-sungguh bekerja sesuai petunjuk yang ada dimana protokol kesehatan harus bisa dilaksanakan dan diterapkan oleh semua masyarakat di Bandarlampung,” kata Herman HN, di Bandarlampung, Sabtu (30/5).

Menurutnya, tugas dari tim gugus bukan lagi hanya menghimbau masyarakat untuk memakai masker dan lainnya namun menginginkan mereka tegas serta mengharuskan publik melaksanakan protokol kesehatan.

“Kemarin saya masih tolerensai tapi saat ini kita harus tegas bila tidak mau menerapkan protokol kesehatan disuruh pergi sebab kalau cuma halo-halo doang itu tidak didengarkan,” kata dia.

Dia mencontohkan seperti di pasar tradisional dan modern Gugus Tugas yang berpatroli jangan hanya menyuruh pedagang dan pembeli menerapkan protokol kesehatan namun harus turun langsung ke lapangan mengingatkan mereka untuk lebih disiplin minimal memakai masker dan sarung tangan saat beraktivitas.

Herman HN juga meminta kepada personel Gugus Tugas COVID-19 agar memberi contoh ke masyarakat dengan memakai masker saat sedang mengingatkan publik terkait protokol kesehatan.

Menurutnya pun sekarang kegiatan tim Gugus Tugas yang ada diperbatasan
bukan lagi hanya menyemprot mobil yang ingin masuk ke dalam Bandarlampung namun sudah harus menyetop semua kendaraan tersebut.

Kemudian, kata dia, tim juga harus
memeriksa penumpang didalam kendaraan yang disetop apakah mereka menggunakan protokelr kesehatan dan warga Kota Bandarlampung jika tidak bila perlu mobil mereka diputar balik saja. “Terlepas itu semua, saya ucapkan terimakasih kepada seluruh personel gugus tugas penangan COVID-19 yang telah bekerja selama ini untuk menyelamatkan nyawa manusia, saya yakin bapak ibu ini ikhlas dan menjadi amal ibadah,” kata dia. (enj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *