Beras Bantuan Pemkot Bandarlampung Mulai Didistribusikan, Panjang dan Bumi Waras yang Pertama

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG17.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mulai menyalurkan bantuannya untuk masyarakat Bandarlampung, pasca pandemic wabah virus corona yang melanda seluruh Indonesia, termasuk Bandarlampung.

Sabtu (18/4), penyaluran tahan pertama dilakukan di dua Kecamatan, yakni Kecamatan Panjang dan Kecamatan Bumi Waras.

BERAS BANTUAN. Camat Panjang, Bagus Harisma Bramado saat membagikan beras bantuan dari Pemkot Bandarlampung, kepada salah satu warga Panjang, pada Sabtu (18/4).
FOTO. LAMPUNG17.COM

Camat Panjang, Bagus Harisma Bramado membenarkan, pihaknya telah menerima ratusan bungkus beras seberat 5 kilogram, untuk disalurkan langsung kepada warganya. “Ya, beras sudah di drop di Kecamatan Panjang dan langsung kita distribusikan ke kantor kelurahan,” ujar dia, saat ditemui di kantornya, Sabtu (18/4).

Mengenai mekanisme pembagiannya, pihak Kelurahan akan kembali mendistribusikannya kepada RT setempat, untuk kemudian dibagikan secara door to door kerumah warga tidak mampu. “Nanti berasnya akan dibagikan dan diantar langsung kerumah warga, secara door to door,” imbuh dia.

Bram menambahkan, untuk mengantisipasi kemungkinan masyarakat terdampak yang belum terdata, sesuai dengan anjuran Walikota Herman HN, maka ia akan menambah kuota. “Khusus untuk warga masyarakat Panjang, yang belum terdata atau belum mendapatkan bantuan beras,  bisa langsung melaporkan ke RT, RT nanti akan memferivikasi kembali layak atau tidaknya. Ketika memang layak maka akan di ajukan ke Kelurahan, kita akan rangkum sehingga nanti akan ke distribusikan ke tahap dua,” beber dia.

Ia berharap agar pendistribusian ini memang diterima oleh masyarakat yang betul-betul membutuhkan dan terdampak covid 19.  ” Insyaallah, harapan saya, semua warga kita  yang memang layak akan mendapatkan pendistribusian beras ini,” harapnya.

Diketahui sebelumnya, Pemkot Bandarlampung menyediakan 400 ton beras, yang akan dibagikan kepada 80 ribu warga Bandarlampung, pada masa pandemic Covid-19 yang terjadi saat ini. (enj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *