Soal Penangguhan Cicilan Kredit, Walikota Minta Bank BUMD Ikuti Intruksi Presiden

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG17.COM – Menanggapi pidato yang disampaikan Presiden Republik Indonesia (RI) terkait penangguhan cicilan kredit selama 1 tahun. Walikota Bandarlampung, Herman HN meminta kepada seluruh Bank daerah yang berada di bawah naungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, diminta untuk mematuhi instruksi dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo akan penangguhan cicilan kredit terutama pada Usaha Kecil Menengah (UKM) sebab kondisi tengah terdampak corona.

Menurut Walikota, Herman HN saat di wawancarai dilingkungan Pemkot setempat, Jumat (27/3). Bahwa menyikapi adanya wabah corona yang terjadi saat ini, seluruh masyarakat terdampak, terlebih pada masyarakat ekonomi menengah kebawah.

Maka dari itu dia meminta seluruh Bank Daerah agar dapat mematuhi instruksi dari Presiden Joko Widodo itu. Mengingat dampak yang terjadi akibat corona ini secara global.

“Termasuk Bank-Bank daerah nanti akan saya perintahkan langsung agar ada keringanan kredit, tapi yang misalnya kredit motor, UMKM, UKM dan lain-lain, tapi kredit pegawai enggak,” ujar Herman HN, Jumat (27/3).

Menurutnya, secara tegas seharusnya hal itu menjadi wewenang dari pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, agar dapat mengimbau kepada para perbankan yang ada perihal adanya instruksi Presiden tersebut.

“Itu pemberian keringanan kredit selama satu tahun ini, termasuk kredit motor yang tindak lanjut dari pihak OJK mereka mengimbau dari pada jasa debitur,” harapnya.(enj)

16 tanggapan untuk “Soal Penangguhan Cicilan Kredit, Walikota Minta Bank BUMD Ikuti Intruksi Presiden

  • Maret 27, 2020 pada 8:49 am
    Permalink

    Serius ga ini pa herman

    Balas
  • Maret 27, 2020 pada 9:42 am
    Permalink

    Bagaimana guru honorer swasta yg liburanya panjang gini .. Yg honornya bkn pke rekening .. Apa ini jg termasuk bs diberikan keringanan

    Balas
  • Maret 27, 2020 pada 9:53 am
    Permalink

    Kemarin saya laporan ke lecing mcf di jalan gajah mada bahwasanya lesing mengatakan saya harus membayar seprti biasanya sedangkan saya hampir 1 buln ini di berhentikan untuk bekerja mohon kepada pihak yg berwenang membantu saya terima kasih

    Balas
  • Maret 27, 2020 pada 11:18 am
    Permalink

    Saya bluom bayar motor udahh di tagihin ajha padahal suru jngan kluar rumah gmna mau bayar motor buat makan ajha susah kata nya kna lockdown pusing

    Balas
  • Maret 27, 2020 pada 12:17 pm
    Permalink

    Maaf pak tadi pihak dari lesing kerumah sy .untuk menagih angsuran motor ..untuk lebih lanjut nya seperti apa yah pak ..apa sy hrus mlapor apa sy .hrus diem saja ..

    Balas
  • Maret 27, 2020 pada 2:34 pm
    Permalink

    kalo kita punya kreditan mobil terus masih dikejar” oleh leising.sedangkan kita gak bisa keluar rumah cari rizki untuk bayar cicilan.dan kita masih dikejar” juga.terus kita mau minta perlidungan sama siapa / lapor kemana…klo dibengkulu masyarakat diberi no wa nya wali kota langsung

    Balas
  • Maret 27, 2020 pada 3:02 pm
    Permalink

    pak mf seblum nya..say mau tnya..klw ciciln/kredit motor dll di libur kn selm sethun..ap denda nya juga dilibur kan..tkut nya ciciln ny libur.. denda nya berjln trus.mohon penjlsan ny.trimksih

    Balas
  • Maret 27, 2020 pada 4:23 pm
    Permalink

    Di prengsewu belum ada

    Balas
  • Maret 27, 2020 pada 4:24 pm
    Permalink

    Bang tapi saya ko masih di tagih jadi gimana cara menindak lanjuti nya?

    Balas
  • Maret 28, 2020 pada 12:58 am
    Permalink

    itu kredit cicilan motor/mobil per orangan juga d tunda ya.. atau spesifikasinya seperti apa, atau ada tata cara pengurusannya.. karna pihak leasing tidak mau tau.

    Balas
  • Maret 28, 2020 pada 2:45 am
    Permalink

    Saya punya kredit di kredit plus…lesing nya masih nagih sampe kerumah pak…. Gmna tanggapan nya… Berarti mereka mengidah kan pemerintah pemkot dong pak… Wil bandar lampung… Kantor nya di adipura pak

    Balas
  • Maret 28, 2020 pada 2:47 am
    Permalink

    Mohon di jelas kan tanggal berlaku nya kebijakan tersebun mulai kapan pak… Apakah seluruh lampung atau hanya bandar lampung

    Balas
  • Maret 28, 2020 pada 10:42 am
    Permalink

    Saya berharap Pemda membantu me realisasikan instruksi presiden,tentang penangguhan kredit selama 1 tahun

    Balas
  • Maret 28, 2020 pada 1:55 pm
    Permalink

    Sebelumnya saya sangat berterima kasih atas adanya kebijakan yg diberikan oleh BPK walikota.Saya sangat berharap adanya kebijakan pemerintah kota Bandarlampung khususnya ojk Bandarlampung untuk menunda angsuran kredit pinjaman kelompok seperti BTPN Syariah dan mekar selama masa lock down ini..mengingat kondisi keuangan sangat tidak memungkinkan bagi kami dg keadaan perekonomian seperti yg sekarang ini untuk tetap membayar setoran pada masa lock down ini.semoga pemerintah setempat dapat mendengar jeritan hati kami yg merupakan golongan masyarakat menengah kebawah.terimakasih

    Balas
  • Maret 29, 2020 pada 7:59 pm
    Permalink

    Mohon maaf apabila yang di sampaikan bapak walikota Herman benar adanya tolong untuk daerah Lampung Utara dan Lampung tengah juga di beritahukan agar pihak bank atau dealer bisa mengikuti peraturan bapak presiden juga terima kasih mohon maaf apabila ada salah kata kepada Allah saya mohon ampun 🙏🙏🙏

    Balas
  • Maret 30, 2020 pada 11:25 am
    Permalink

    Tolong dong’ SKRL beritanya yg jelas keringanan kredit dr PP nya sekalian sama tempat/ link pengajuan dan pengaduan pusat dan daerah khususnya BDL. Trimakasih

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *