Setelah Masjid, Pemkot Semprotkan Cairan Disinfektan ke Gereja, Vihara dan Kantor Pelayanan Pemerintah

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG17.COM – Setelah melakukan penyemprotan cairan disinfektan kesemua tempat ibadah di Bandarlampung, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui gugus percepatan penangan COVID-19 meneruskan penyemprotan pemerintahan, baik dinas maupun badan dan semua pelayanan milik Pemkot Bandarlampung.

Penyemprotan yang dilakukan guna mencegah dan meminimalisir penyebaran virus corona. “Kegiatan penyemprotan ini sudah kita lakukan dari sejak sehari yang lalu (20/3) guna mencegah penularan COVID-19 lebih luas lagi,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan COVID-19 Kota Bandarlampung, Ahmad Nurizki, di Bandarlampung, Sabtu(21/3).

SEMPROT. Tampak petugas BPBD Bandarlampung sedang melakukan penyemprotan di salah satu ruangan milik Pemkot Bandarlampung.
FOTO.LAMPUNG17.COM

Dia menjelaskan, aksi penyemprotan pertama pada Jumat (19/3) tim terfokus melakukan disinfeksi di seluruh masjid yang ada di 20 kecamatan di Kota Bandarlampung yang akan digunakan sebagai ibadah.

Sedangkan, lanjutnya, hari ini tim agendanya melakukan penyemprotan disinfektan di tempat ibadah non-muslim seperti wihara dan Gereja dan juga Kantor Pemerintahan Kota Bandarlampung.

“Tentunya kegiatan ini sesuai perintah dari Wali Kota Bandarlampung Herman HN yang ingin meminimalisir penyebaran virus ini dengan menyemprot tempat-tempat ibadah dan umum yang banyak didatangi warga,” jelasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandarlampung tersebut mengatakan bahwa pada kegiatan disinfeksi itu pihaknya mengerahkan 120 personil, terbagi dari 70 orang dari BPBD dan 50 orang dari Pol PP.

Sementara itu, Kepala Regu Tim Penyemprotan Disinfektan Nurdin Husen, mengatakan bahwa kegiatan disinfeksi di gedung pemerintah Kota Bandarlampung ini merupakan aksi lanjutan dari kemarin, Jumat (20/3) dimana setiap lokasi dibagi beberapa personil agar menjangkau semua tempat yang telah ditentukan untuk dilakukan sterilisasi. “Fokus utama itu memang di rumah-rumah ibadah semua umat beragama baru kantor dinas, seperti hari ini,” ujarnya dia.(enj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *