Kabupaten Jembrana Bali, Duplikasi Program Pembangunan di Bandarlampung

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG17.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung kembali kedatangan tamu, kali ini pemkot Bandarlampung mendapat kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali. Yang diwakili oleh Wakil Bupati Jembrana I. Made Kembang Hartawan bersama rombongan, dan diterima langsung Walikota Bandarlampung, Herman HN, di ruang rapat Walikota, Jumat (28/2).

Pertemuan membahas kinerja dan program Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, untuk dapat menjadi acuan program di Pemerintahan Kabupaten Jembrana mendatang. “Ini saudara saya datang dari Jembrana Provinsi Bali, membahas program kerja untuk membangun daerah ini. Kita saling ada masukan bagiamana supaya mensejahterakan rakyat,” ungkap Herman HN.

Sementara Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengutarakan, dalam kunjungan ini dirinya secara khusus ingin belajar banyak dari Kota Bandar Lampung. “Ini kali pertama saya datang ke Bandar Lampung, sengaja secara khusus ingin belajar banyak hal di Bandar Lampung. Dimana ada sesuatu yang luar biasa, yang beliau (Herman HN) kerjakan disini,” papar I Made.

Fokus Pemerintah Jembrana Bali, dalam Kunjungan Kerja itu mengetahui program Wali Kota Herman HN di segemen Kesehatan. Dimana dalam segi pelayanan memberikan fasilitas gratis kepada warga miskin.

“Terutama masalah kesehatan, bagimana Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP el)  ini bisa menjangkau pengobatan, tanpa harus mengikuti BPJS secara  keseluruhan, itu secara teknis kami ingin tau,” paparnya.

Khususnya penyediaan blanko KTP el, dimana ketersediaan permintaan kepada Pusat sehingga dapat mencetak KTP el secara mandiri. Dan memenuhi kuota pencetakan KTP el dengan fepat dan terpenuhi kebutuhan masyarakat.

“Di banyak daerah, termasuk daerah kami itu kami menunggu, tapi disini bisa respon cepat ke pusat untuk mencari soslusi KTP el tersebut. Bahkan ada kerjasama untuk pembayaran,” kata dia lagi.

Selanjutnya, tambah I Made, pembangunan infrastruktur yang luar biasa dan proses pembiayaan.”Disini saya melihat pola pinjam ke kementrian keuangan juga bagus, karena kami belum melaksanakan, ini menjadi modal kuat kita untuk di Jembrana Bali Kedepan,” pungkasnya.(enj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *