Walikota Herman HN Resmikan Tugu, Simbol Kerukunan Lintas Agama

TUGU. Walikota Bandarlampung, Herman HN memencet sirene didampingi tokoh-tokoh dari berbagai umat agama, pada peresmian Tugu Kerukunan Lintas Agama, di Kecamatan Panjang, pada Rabu (29/1). FOTO. LAMPUNG17.COM
TUGU. Walikota Bandarlampung, Herman HN memencet sirene didampingi tokoh-tokoh dari berbagai umat agama, pada peresmian Tugu Kerukunan Lintas Agama, di Kecamatan Panjang, pada Rabu (29/1).
FOTO. LAMPUNG17.COM

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG17.COM – Kerukunan umat beragama di Kota Bandarlampung semakin di perkuat, guna menjadikan masyarakat yang kuat dan sejahtera. Untuk melambangkan kerukunan umat beragama ini. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung membangun monumen atau tugu kerukunan umat beragama, yang dibangun di Kecamatan Panjang Utara, Kecamatan Panjang Bandarlampung, pada Rabu (29/1).

Walikota Bandarlampung, Herman HN mengatakan, tugu yang dibangun tersebut sebagai icon lintas agama di Bandarlampung. Dimana, tugu ini baru satu satunya dimiliki Kota, di Provinsi Lampung. “Kerukunan umat beragama cukup baik di Kota Bandarlampung. Pemerintah Kota Bandarlampung juga nggak ada pilih kasih ke suatu agama, semua diperlakukan sama. Namun mayoritas yang lebih besar,” kata Herman HN.

Dijelaskannya, dasar Pemkot membangun tugu itu sebagai apresiasi prestasi yang diraih Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panjang, Bandar Lampung yang mendapat juara III. Dimana Panjang menjadi wakil Provinsi Lampung pada ajang lomba KUA teladan tingkat nasional tahun 2019, “Ini cerminan karenanya KUA  kecamatan Panjang dapat juara 3 tingkat Nasional KUA se-Indonesia.  Jadi kita beri bonus, bahwa tugu kerukunan agama ini diletakan di Panjang,” ungkapnya.

Herman berharap, dengan diraihnya prestasi dan diapresiasi Pemerintah dengan adanya tugu tersebut. Umat beragama di Kota Bandarlampung, lebih rukun. “Saya mewakili pemerintah mendukung kegiatan keagaman di Kota Bandar Lampung ini. Jika hari raya kita berkunjung, atas dasar persaudaraan dan persahabatan. Bagaimana negara kesatuan Indonesia ini harus kokoh harus kuat, kita bersatu padu untuk membangun negara ini,” kata dia.

Dengan begitu, tambahnya, tugas pemerintah membangun di semua bidang bukan hanya infrastruktur aja tapi juga bidang keagamaan, sosial dan budaya. “Membangun bersama untuk kebersamaan,” tuturnya. (enj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *